allactivity

Orang SibUk nggak AkAn semPet Gila

Great StoRy

Saya belajar,

Saya belajar,
Bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai…

Saya belajar,
Bahwa butuh waktu bertahun – tahun untuk membangun kepercayaan..
Dan beberapa detik saja untuk membangunnya…

Saya belajar,
Bahwa orang yang saya kira jahat,
Adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya serta begitu
perhatian..

Saya belajar,
Bahwa sahabat terbaik saya dapat melakukan banyak hal
Dan kami selalu memiliki waktu yang terbaik….

Saya belajar,
Bahwa sahabat sejati senantiasa bertumbuh
Walau dipisahkan jarak dan waktu…
Dan beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati..

Saya belajar,
Bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian seperti yang saya
inginkan,
Bukan berarti dia tidak mencintai saya…..

Saya belajar,
Bahwa sebaik baik pasangan mereka pasti pernah melukai perasaannya
Dan untuk itu kita harus mema’afkan….

Saya belajar,
Bahwa saya harus mengampuni diri sendiri dan orang lain
Kalau tidak mau dikuasai perasaan bersalah terus menerus….

Saya belajar,
Bahwa tidak masalah seberapa buruknya patah hati itu
Karena dunia tidak akan berhenti gara – gara kesedihan saya….

Saya belajar,
Bahwa saya tidak dapat merubah seorang yang saya sayangi
Melainkan bergantung pada diri mereka sendiri….

Saya belajar,
Bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya
Tapi saya harus bertanggung jawab untuk apa yang saya lakukan….

Saya belajar,
Bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda
Tapi kadang dari sudut pandang yang berbeda….

Saya belajar,
Bahwa tidaklah penting apa yang saya miliki
tapi yang penting adalah siapa saya ini sebenarnya….

Saya belajar,
Bahwa tidak ada yang instan atau serba cepat didunia ini,
Semua butuh proses dan pertumbuhan,kecuali saya ingin sakit hati…

Saya belajar,
Bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi
Atau sikap dan emosi itu yang menguasai saya….

Saya belajar,
Bahwa kata – kata manis tanpa tindakan
Adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai….

Saya belajar,
Bahwa orang – orang yang sangat saya cintai dan kasihi…
Justru sering diambil duluan dari kehidupan saya….

Akhirnya………… “Selamat belajar semoga sadar….!! “

Mengapa Wanita Menangis

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.
“Ibu, mengapa Ibu menangis?”.
Ibunya menjawab, “Sebab, aku wanita.”
“Aku tak mengerti,” kata si anak lagi.
Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak,
kamu memang tak akan mengerti….”
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. “Ayah,
mengapa Ibu menangis? sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang
jelas?”
Sang ayah menjawab,”Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan.”
Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu
tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya,mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan
“Tuhan,mengapa wanita mudah sekali menangis?
Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,
“Saat Kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama.
Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan
isinya,walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk
menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan,
dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula,
ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu….
Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang
menyerah, saat semua orang sudah putus asa.
Wanita, kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih,walau
sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah..
Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang ,untuk mencintai semua
anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi
apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai
hatinya. Perasaan inilah pula yang akan memberikan kehangatan pada
bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap.
Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan
lembut olehnya.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui
masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankan tulang
rusuk-lah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak
terkoyak? Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang tak
pernah melukai istrinya.

Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada suami, agar tetap berdiri,
sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, kuberikan ia airmata agar dapat mencurahkan perasaannya.
Inilah yang khusus kuberikan kepada wanita,
agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.
Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita,
walaupun sebenarnya, airmata ini adalah airmata kehidupan.”

Jangan Hanya Melihat Dengan Mata

Dua malaikat yang sedang melakukan perjalanan ke luar kota,
singgah pada rumah seorang yang kaya raya. Keluarga tersebut kasar dan tidak
mengijinkan kedua malaikat tersebut tidur di dalam rumah besar mereka.
Sebagai gantinya, mereka menyuruh kedua malaikat tersebut tinggal di gudang
bawah tanah mereka yang dingin, kotor dan tanpa pemanas. Ketika sedang
menyiapkan tempat tidur mereka, malaikat yang lebih tua melihat sebuah
lubang di dinding, lalu memperbaikinya. Ketika malaikat yang lebih muda
bertanya, malaikat yang tua itu menjawab, “Tidak semua hal itu sebagaimana
tampaknya.”

Malam berikutnya, kedua malaikat tersebut menginap di sebuah
keluarga petani yang miskin, tetapi sangat ramah. Setelah berbagi makanan
yang serba sedikit, pasangan petani tersebut mempersilahkan kedua malaikat
tersebut tidur di tempat tidur mereka, sedangkan mereka sendiri tidur di
lantai. Ketika matahari muncul di ufuk timur keesokan paginya, mereka
menemukan pasangan petani tersebut sedang menangis sedih. Ternyata, sapi
yang merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka, yang memberikan susu
setiap pagi, tergeletak mati di pinggir ladang mereka.
Malaikat muda menjadi marah dan mencaci maki malaikat tua, katanya,
“Mengapa engkau tega melakukan semua ini kepada mereka ? Mengapa engkau
membiarkan semua ini terjadi ? Kemarin kita mendapat kesempatan untuk
menginap di rumah seorang kaya raya. Kita dibiarkan tidur di gudang yang
kotor dan dingin, tetapi kamu masih membantu mereka dengan memperbaiki
dindingnya yang bolong. Malam ini kita menginap di rumah seorang petani
miskin yang begitu ramah dan mau berbagi, tetapi apa yang kamu lakukan ?
Kamu biarkan sapi yang merupakan satu-satunya sumber hidup, mati. Maumu apa,
sih ?”
Malaikat tua menjawab singkat, “Tidak semua hal itu sebagaimana
tampaknya.”

Ketika malaikat muda mendesak untuk menjelaskan, malaikat tua
berkata, “Waktu kita menginap di tempat orang kaya kemarin, aku melihat
sebuah lubang di dinding. Di dalamnya ada kepingan emas. Tetapi karena orang
kaya tersebut sangat tamak, tidak mau berbagi, dan tidak bisa ramah kepada
orang lain, maka dinding tersebut kututup. Biar mereka tidak tahu dan tidak
dapat mengambil emas tersebut. Lalu malam ini, ketika kita tidur di ranjang
Pak Tani, dan mereka mengalah tidur di lantai, malaikat maut datang hendak
mengambil isteri petani itu. Tetapi aku belokkan dan sebagai gantinya,
malaikat maut itu mengambil sapi Pak Tani. Tidak semua hal itu seperti
bagaimana tampaknya. Terkadang kejadian di sekitar kita juga begitu. Jika
kamu memiliki iman, kamu harus percaya bahwa semua hal merupakan
keberuntunganmu, meskipun mungkin kita tidak menyadarinya. Orang yang datang
dan pergi begitu saja dalam kehidupan kita, ada yang menjadi teman, dan ada
pula yang tinggal hanya sekejap, tetapi meninggalkan kenangan manis dalam
kehidupan dan hati kita. Dan kita tidak pernah menjadi sama, karena kita
telah berteman dengan banyak orang.”

Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata.
Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti.
Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati.
Untuk menyadari, betapa ia dicintai.
Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri.
Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati, berusaha meraih yang
tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak
mau menerima dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta, karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia
begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik,
selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih,
menilai dan menghakimi sendiri.
Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati.
Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling
diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu
dinomorsatukan.

Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan no. satu dalam satu hal,
namun belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh
orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jikalau berharap dari orang
lain, siaplah ditinggalkan, siaplah dikhianati.
Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan
menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang
lain.

Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadanya, bahwa kita selalu
diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati, Ia akan
memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari
ini, masih ada esok hari.

Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.