allactivity

Orang SibUk nggak AkAn semPet Gila

masa lalu

Posted by justesty on February 24, 2010

Pilar cerita masa lalu, nyanyian kasih dan rindu tak perlu ada luka yang harus tertera pada tiap tetesan hujan yang membasahi setiap pucuk bunga yang bersemi. Luka itu hanya untuk debu yang terbang pada tengah tebaran angin.
Hancur sudah semua cerita hari hari lalu dengan tinta warna kelabu, begitu pekat badai amarah, aku tersesat dalam pencarian kata cinta.. cinta tanpa luka??
Aku pun terdiam sudah, mataku tertunduk pada pelukan rinduku, ketika kamu pun pergi. Merangkul cintaku, keluar dari langit biruku terbang meninggalkan aku menebarkan kasih rindu sayang dan benci.
Berubah sudah warna hidupku, kini angin menerbangkan daun daun asaku menghampiri setiap waktu waktu yang aku tanamkan. Berharap bukan pada mimpi semuku.

Posted in cinta dan cinta, GREAT STORIES | Leave a Comment »

Langit Radjaku..

Posted by justesty on February 23, 2010

Untuk langit !!! Radjaku…
Aku membangun duniaku sendiri
Hidup dari hidupku
Bersama jiwa ini… menengadah,.. pasrah..
Menanti sinar fajarmu
Aku terdiam dalam kataku
Tertunduk dalam inginku
Terpaku dalam harapku
Bersandarkan nyanyian pada sepi
Suara rinduku..
Berontak wajah samudra… aku…
Ragaku berteriak
Rapuh tertahan laju sang angin
Sarat luapa egomu…
Radjaku…
Sesaat nurani membawa aku
Kembali terjaga
Dan.. dara masih mengalir..
Bening … dari luka yang tertinggal
Warna indah gelapku..
Seberkas cahaya aku coba,
Mendekat kejora yangt tengah pada senda mimpinya
Bukakan pintu asa
Pada tulisan.. getir dingin beradu
Secepatnya,, awan ini ingin
Lepaskan sayap yang membuatnya patuh pada langit
Awan masih sanggup berlari.. terus berlari
Sampai dia temukan langit cerah yang mampu menyanjungnya

Posted in cinta dan cinta, GREAT STORIES | Leave a Comment »

kembali aku…

Posted by justesty on February 23, 2010

Pergilah ketika aku ingin sendiri
Pergilah ketika hampa bersamaku
Usah kau bersuara pada hadapku
Usah kau bayangi aku dengan wajahmu
Usah kau dekati aku dengan hatimu
Usah kau berharap ke’ada-anku lagi

Jangan berikan tatap ketika kau melihat
Jangan berikan senyum ketika coba mencari arti
Jangan berikan suara ketika diamkan jiwa
Jangan berikan bayanganmu ketika aku terpejam

Hingga semua kata ini aku buat dengan jalan yang tak kumengerti lagi
Hingga semua suara ini aku bisukan yang tak kupahami lagi
Hingga ragaku ini aku coba berharap untuk tak bergerak dengan jiwaku lagi
Hingga nafasku ini aku coba biarkan dengan darah yang tak mengalir lagi
Hingga hatiku ini aku coba resapi dan berharap memiliki kehangatan lagi..

Posted in cinta dan cinta, GREAT STORIES | Leave a Comment »

Hadirku untuk dirinya

Posted by justesty on February 23, 2010

Enggan rumput untuk berkata kata
Ketika hujan tak lagi menyentuhnya
Enggan ia untuk meberikan tangis
Pada bumu yang telah menghidupinya

Betapa ia mendambakan embun
Ketika pagi datang menggantikan malam
Betapa ia rindu belaian angin
Ketika panas siang menyelimuti raganya

Aku tak mengerti
Kenapa rumput masih berdiri
Bertahan pada tengah liar terkepung mawar
Mempertahankan hijau warna mimpinya
Melindungi bumi dari rapuhnya
Menjaga angin pada polosnya

Dan rumput…
Masih tersenyum  pada tali pengharapan
Menunggu air.. membasahi jiwanya yang kian terberai
Menyatukan hati tak berujung disetiap letih jemarinya

Posted in cinta dan cinta, GREAT STORIES | Leave a Comment »

antara senja Malam dan fajar Pagi

Posted by justesty on February 22, 2010

Sesaat senja datang membuatku terjaga
Malam cintaku… bukan harap aku melupakan dia
Terlelap dalam kejora senda dalam impian.

Silau dihadapan malam…. membangunkan dari tahtanya
Memandang perih penorama nyata berdiri didepannya
Iya… melihat pagi telah bersanding dengan sang fajar
Berdua bersama dibawah naungan matahari

Malam pun terdiam..
Tertunduk dalam kata
Terpaku dalam inginnya

Berontak sendu wajah samudera
Bersandar pada warna warni kegelapan
Malam… bersama luapan egonya

Sadarku hari telah berlalu
Tak akan ada jalan untuk malam bersama dengan pagi
Sosok kecil kasih malam pun tak mampu memeluknya
Lepaskan rasa ini, bebaskan sayap malam untuk terbang kembali
Menjauh dari pagi
Menjauh dari hari
Menjauh dari semua ikatan mentari

Don’t turn your back on me
When the whole world was all white

Perlahan senja memmolongku
Menemukan kembali dunia malam ini
Dalam gelapnya…. jaug meninggalkan putih cahayanya..

Posted in cinta dan cinta | Tagged: | Leave a Comment »

3 SeSi KeHidupaN

Posted by justesty on September 16, 2009

Hari kemarin. (PAST)

Kita tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Kita tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Kita tak mungkin lagi menghapus kesalahan;
dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja…

Hari esok. (FUTURE)

Hingga mentari esok hari terbit,
Kita tak tahu apa yang akan terjadi.
Kita tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Kita tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja…

tapi……

Hari ini. (PRESENT)

Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri kita untuk hari ini.
Kita dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kita mampu memaafkan hari kemarin dan
melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini.
Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat,
meski mereka berlaku buruk pada kita.

Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti. Ingatlah bahwa kita menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri kita sendiri Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga!

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Guratan Wajah

Posted by justesty on July 1, 2009

“Guratan wajah dan air muka orang-orang dekat kita, merupakan ekspresi
paling jujur yang bisa kita tangkap.” Pernahkah kamu menatap orang-orang terdekat kamu saat ia sedang tidur?
Kalau belum, cobalah sekali saja menatap mereka saat sedang tidur. Saat itu
yang tampak adalah ekspresi paling wajar dan paling jujur dari seseorang.
Seorang artis yang ketika di panggung begitu cantik dan gemerlap pun bisa
jadi akan tampak polos dan jauh berbeda jika ia sedang tidur. Orang paling
kejam di dunia pun jika ia sudah tidur tak akan tampak wajah bengisnya.
Perhatikanlah Read the rest of this entry »

Posted in GREAT STORIES | Leave a Comment »

WaKe uP bOy!!!

Posted by justesty on April 23, 2009

Aku…. sesuatu yang aku rasakan belakangan ini. Entah kenapa aku berpikir waktu yang akan aku lalui akan semakin melambat. Pesannya di malam itu, membuat otakku terus berpikir. Apa yang sebenarnya terjadi?? Sesuatu perasaan yang sangat aneh aku rasakan,  terlintas dalam pikiranku tak kan ada lagi orang yang aku tunggu, kehilangan. Tapi mengapa aku bisa merasakan Kehilangan itu? Kehilangan untuk  sesuatu hal  yang sebenarnya tidak pernah aku miliki.

Lucu juga sih, he he he….. Tapi jujur, setelah membaca pesan itu aku sedih. Seolah aku akan kehilangan sesuatu yang menyenangkan yang pernah ada dan menjadi bagian dalam hidupku. Aku cuma berharap kamu akan ngerti bahwa kamu ga akan sendiri,  WaKe Up boY!!!!!!  :)

Posted in cinta dan cinta | Leave a Comment »

Enable | Disable Windows Task Manager

Posted by justesty on March 11, 2009

Seperti kita ketahui Task Manager merupakan sebuah utility kecil bawaan Windows XP yang sangat berguna, terutama untuk menginformasikan kepada kita tentang proses dan program apa saja yang sedang berjalan di komputer kita. Di Task Manager kita bisa melihat status dari program-program yang sedang berjalan, dan kita bisa menghentikan program tersebut disaat program tersebut Not Responding atau ngeHang.
Masalahnya, kadang di beberapa komputer terutama di rental-rental komputer, atau warnet atau malah di komputer kita sendiri, Task Manager ini di-Disable karena beberapa alasan (misalnya demi keamanan system), sehingga di saat kita perlu untuk meng End Task beberapa program yang hang, kita tidak bisa mengakses/membuka Task Manager ini.
Bila kebetulan anda mengalami sendiri masalah seperti ini, tips berikut akan menjelaskan bagaimana kita bisa mengakses kembali Task Manager yang sudah di-disable. Caranya :
• Dari Start Menu klik tombol Run dan ketik : REGEDIT
• kemudian cari : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\
• Buat Key baru dengan nama “System”
• Di key “System” yang baru saja dibuat, buat lagi DWORD value : DisableTaskMgr
Set data value dengan angka 0 untuk enable Task Manager

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

Dé jàvu???

Posted by justesty on January 28, 2009

Exclamation Deja Vu….bagaimana terjadi…dan apa penyebabnya??
Déjà vu berasal dari bahasa perancis yang artinya “telah melihat sebelumnya” dan memiliki beberapa variasi termasuk

deja vecu – pernah mengalami
Deja senti – pernah memikirkannya
Deja visite – pernah mengunjunginya

Seorang ilmuwan perancis emile boirac telah mempelajarinya pada tahun 1876 tentang fenomena yang aneh ini dan menamainya.Banyak sekali referensi mengenai déjà vu yang bukan benar-benar hasil penelitian déjà vu

Para Peneliti mempunyai definisi mereka sendiri, tetapi biasanya déjà vu diuraikan seperti perasaan yang kamu telah lihat atau mengalami sesuatu sebelum ketika kamu mengetahui kamu belum pernah melakukannya mempunyai. Penyalah gunaan istilah umum déjà vu sepertinya sama dengan pengalaman precognitive – mengalami di mana seseorang mendapatkan suatu perasaan bahwa mereka mengetahui persisnya apa yang akan terjadi berikutnya, dan itu terjadi.

Suatu hal yang penting mengenai déjà vu adalah mengalami sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pengalaman precognitive – jika itu nyata – menunjukkan satu hal akan terjadi di masa depan, namun bukan suatu hal yang pernah kamu lakukan – melihat masa depan. (Namun demikian, ada satu teori yang menyatakan bahwa déjà vu berkaitan dengan mimpi dan memberikan kepada kita “perasaan déjà vu”)

Halusinasi yang terjadi karena rasa sakit atau obat – obatan, terkadang diiringi dengan rasa melayang dan mempengaruhi déjà vu. Memori sumbang/palsu yang disebabkan oleh penyakit jiwa dapat dikacaukan dengan déjà vu juga. Berbeda dengan déjà vu, yang mana tipikalnya akan bertahan hanya 10 – 30 detik, kesalahan memori (gangguan ingatan) ini atau halusinasi dapat bertahan lama.

Jenis Déjà vu
Pembagian Déjà vu sangat tipis sekali, Bagi siapa yang mempelajarinya memiliki definisi dan membagi dengan kategori dan pembedaanya secara sendiri-sendiri. Namun setiap teori selalu mengkaitkan dengan penyebab dejavu

Allan brown, seorang professor dari psychologi di Universitas South Methodisr dan penerbit buku ‘pengalaman dejavu” : Esai dalam pengalaman teori psikologi.
Memiliki tiga kategori untuk déjà vu Ia meyakini bahwa déjà vu disebabkan karena kondisi disfungsi biologis (contoh : epilepsi),
Pada tahun 1983, Dr. vernon Neppe, direktur pasifik neuropsychiatric institut di Seatle, mengajukan 4 sub kategori dari déjà vu, termasuk epilepsi. Paranormal subjective, schizophrenic dan yang berkaitan dengannya.

Berikut ini 2 kategori tentang deja vu berdasarkan penelitian para peneliti diatas :
• Associative déjà vu

Jenis yang paling umum tipe déjà vu yang dialami oleh orang-orang sehat normal adalah associative secara alami. Kamu lihat, dengar, membaui atau mengalami suatu keributan yang berkaitan dengan suatu perasaan bahwa kamu berhubungan dengan sesuatu yang kamu telah lihat, mendengar, berpengalaman atau membaui sebelumnya.

Banyak peneliti berpikir bahwa . jenis déjà vu ini adalah suatu pengalaman “ingatan dasar “ dan berasumsi bahwa pusat memori otak yang bertanggung jawab untuk itu.

• Biological déjà vu

Ada juga kejadian déja vu antar orang-orang dengan epilepsi cuping sementara. Tepat sebelum kuma (epilepsi) mereka sering mengalami atau merasa déjà vu.

Ini telah memberikan peneliti suatu sedikit cara dapat dipercaya untuk mempelajari déjà vu, dan mereka telah telah mampu mengidentifikasi isyarat area otak dimana déjà vu tersebut memulai. Bagaimanapun, beberapa peneliti mengakatakan bahwa jenis déjà vu ini dengan jelas berbeda dari tipikal deja vu.
Orang yang mengalaminya mungkin akan mempercayai bahwa mereka telah mengalami Peristiwa/keadaan yang sama sebelumnya, dibanding dengan perasaan yang cepat berlalu.

Perkiraan Déjà Vu juga dapat terjadi dalam kekacauan psikiatris utama, mencakup ketertarikan, tekanan, dissociative kekacauan dan penyakit jiwa.
Déjà vu kronis

Beberapa waktu lalu ada sebuah studi tentang orang yang memiliki déjà vu kronis berdasarkan penelitian, empat orang manula di UK – inggris memiliki pengalaman dejavu secara berulang. Mereka menolak untuk membaca berita karena mereka pernah merasakan dan tahu apa yang terjadi dan akan di bicarakan. (walaupun mereka belum pernah). Atau mereka tidak dapat ke dokter karena mereka merasakan bahwa mereka telah merasakan sebelumnya dan mereka tidak melihat keperluannya.
Para peneliti telah menduga bahwa orang-orang ini memiliki pengalaman yang gagal didalam cuping sementara. Sirkuit ini aktif pada saat kamu mengingat sesuatu dan tersimpan dalam posisi “hidup”, lalu untuk di ucapkan. Hal ini sangat mempengaruhi menciptakan ingatan yang sebenarnya tidak ada.

Mempelajari Deja vu

Déjà vu sangatlah susah untuk di pelajari karena itu dimulai tanpa tanda-tanda, dan hanya terjadi pada beberapa orang dan tidak ada saksi, bukti fisik lainya kecuali. ‘hey déjà vu’ , karena inilah sedikit sekali lembaga penelitian yang melakukan penelitan dan tidak ada penjelasan yang pasti

Mempelajari déjà vu tergantung kepada penjelasan perseorangan dan pengumpulan data. Selama dua abad, manusia mencoba untuk mencari alasan tentang kejadian dejavu. Dari mulai filusuf hingga psikologi, hingga ahli paranormal. Mereka memiliki teori sendiri

Emile boirac adalah seorang peneliti psychic asal perancis yang pertama kali menggunakan kalimat déjà vu dalam bukunya, “L’Avenir des Sciences Psychiques.”.
Ia tidak melakukan penelitian seraca mendalam pada fenomena, namun Sigmund Freud berteori bahwa pengalaman ini dihasilkan dari keinginan yang tertekan atau ingatan yang berkaitan dengan keadaan yang menegangkan yang mana orang tidak dapat lagi melakukan akses kepada memori normalnya.
Para peneliti yang mengunakan teori ini disebut paramnesia, untuk menjelaskan déjà vu pada bagian besar di abad 20.
Selama bertahun-tahun, banyak peneliti yang mengabaikan déjà vu, dikarnakan terkait dengan pengalaman kehidupan yang telah lalu, ESP dan penculikan mahluk asing. Terkaitan ini memberikan déjà vu sebagai pelajaran yang cacat.
Beberapa waktu lalu, para peneliti telah mengesampingkan keterkaitan-keterkaitan itu dan telah memulai meletakkan gambaran pemikiran teknologi untuk bekerja. Dengan meletakkan déjà vu dalam pelajaran ingatan, mereka berharap untuk dapat menemukan lebih dari ingatan terbentuk, tersimpan dan didapat kembali.
Mereka sejak itu telah menentukan bahwa “cuping sementara” yang di tengah-tengah terlibat dalam memori sadar kita. Di dalam “cuping sementara” yang di tengah-tengah adalah parahippocampal gyrus, rhinal cortex dan amygdala.
John D.E. Gabrieli pada Stanford Universitas menemukan pada tahun 1997 bahwa hippocampus dapat menyadarkan kita untuk mengingat peristiwa. Ia juga menemukan bahwa parahippocampal gyrus memungkinkan kita untuk menentukan apa yang umum dikenal dan apa yang bukan ( dan tanpa benar-benar mendapat kembali suatu memori spesifik untuk melakukannya)

Sekitar 60 % korespondensi menyatakan bahwa mereka pernah mengalami déjà vu, jumlah semakin tinggi diantara orang-orang berumur 15 hingga 25 tahun.

Besaran umur bervariasi antar peneliti, tetapi paling setuju bahwa pengalaman dejavu berkurang dengan seiring dengan umur. Di sana telah pula dilaporkan bahwa dejavu terjadi diantara mereka yang memiliki pendapatan lebih tinggi, mereka yang cenderung untuk bepergian lebih dan mereka yang mempunyai pendidikan lebih tinggi.

Imajinasi aktif dan kemampuan untuk mengingat mimpi juga terjadi secara umum diantara orang orang yang dilaporkan mengalami deja vu

Beberapa peneliti juga melaporkan bahwa semakin lelah atau stress pada diri anda, anda akan mengalami dejavu. Beberapa peneliti juga mengatakan sebaliknya. Mereka melaporkan bahwa semakn bugar dan relaks tubuh anda, semakin kemungkinan anda dapat mengalami déjà vu.
Sebuah laporan menemukan bahwa semakin berpikiran terbuka atau berpolitik liberal sebagai pribadi, semakin banyak mereka mengalami déjà vu. Bagaimanapun, ini berarti bahwa semakin anda memiliki pemikiran yang terbuka, semakin anda berbicara sesuatu yang berpotensi “aneh”, seperti Déjà vu.

Konsentrasi yang terpecah (The cell phone theory)

Dr. Alan brown telah mencoba membuat ulang sebuah proses yang dia pikir sama dengan déjà vu. Dalam penelitian di Universitas Duke dan SMU, ia dan temannya Elizabeth marsh menaruh tes idea subliminal

Mereka menunjukkan beberapa foto dari beberapa tempat kepada sejumlah murid, dengan rencana untuk menanyakan kepada mereka tentang lokasi yang mereka kenal akrab.

Pada saat penunjukkan beberapa foto, bagaimanapun, mereka menunjukkan foto secara kilat pada layar pada kecepatan subliminal – sekitar 10 – 20 milliseconds, yang mana cukup lama bagi otak untuk mengingat foto tetapi tidak cukup bagi para murid untuk sadar pada itu.

Pada pengalaman ini, gambar yang telah ditunjukkan secara subliminal yang mana sangat familiar memiliki nilai tinggi dibanding yang tidak. Walaupun para murid tersebut pernah mengunjungi lokasi itu dan telah keluar dari pelajaran. Larry jacoby dan kevin whitehouse dari Universitas Washington pernah melakukan ujicoba yang sama dengan menggunakan kata-kata, dengan hasil yang sama pada daftar kata-kata.

Berdasarkan ide ini, Alan brown mengajukan apa yang dia sebut teori telephon genggam (pemecah konsentrari). Ini berarti bahwa ketika kita terganggu dengan sesuatu, kita secara subliminal membawa kedalam diri kita tetapi kemungkinan tidak teringat secara sadar. Lalu ketika kita dapat focus dengan apa yang kita lakukan, apa yang berada di sekitar kita nampak telah kita kenali, walaupun sebenarnya tidak seharusnya.

Dengan pemikiran ini, nampaknya alasan yang masuk akal untuk melihat bagaimana kita dapat berjalan memasuki rumah pada saat pertama kalo, mungkin ketika kita berbicara kepada pemilik rumah, dan mengalami Déjà vu. Itu bekerja seperti ini : sebelum kita menyadari melihat pada ruang, otak kita telah memproses itu secara visual dan atau dengan bau, atau suara, jadi ketika kita secara sadar melihatnya. Kita mendapat sebuah perasaan yang pernah kita alami sebelumnya………………..

Posted in Uncategorized | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.